Wake me up when Oktober ends….

Oktober yang menakutkan
dengan hujan badai yang turun tak mengenal waktu
dihiasi langit gelap dan sambaran kilat menggelegar
yang selalu membuatku hanya ingin berada di balik selimut hangat di kamarku

Oktober yang basah
bukan sekedar banjir yang menggenangi dan membuat macet jalanan Jakarta
bahkan yang mengambil ratusan nyawa di Wasior….
membuat bumi lebih basah lagi dengan air mata

aku sudah tidak menyukai Oktober
bahkan sebelum ia menjelang tahun ini
dan sepertinya ini akan menjadi hari-hari panjang yang penuh kesedihan
hari yang murung dan terasa begitu lama berlalu

sejak aku tahu mimpi, kenangan dan harapan
semuanya akan pergi dan berakhir di saat ini
berlalu bersama bayangmu selamanya
di Oktober ini

Oktober yang basah, gelap, sepi dan menyedihkan
seperti aku?
Yeah, just like me.

Aku hanya ingin tidur panjang sejenak
dan bangunkan aku ketika Oktober berlalu
ketika mungkin matahari lebih banyak bersinar
atau ketika langit tersenyum cerah
dan mungkin hatiku akan sedikit lebih ceria???

Just, Wake me up when Oktober ends
when everything already passed n the new day has come….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s